Bahan Kimia Penyamak Kulit

9th July 2014

proses 2Pada mulanya dalam industri kulit hanya menggunakan bahan-bahan penyamak dari tumbuh-tumbuhan ( penyamak nabati) seperti kulit akasia, dll. Bahan- bahan nabati sangat ramah lingkungan, artinya tidak mempengarihi unsur-unsur yang ada di lingkungan, namun seiring perkembangan zaman manusia mulai menemukan bahan-bahan kimia yang digunakan dalam proses penyamakan kulit, bahan kimia membuat kulit dan produk yang dihasilkan jauh lebih baik daripada kulit yang disamak dengan bahan penyamak nabati.

Beberapa bahan-bahan kimia dalam proses penyamakan kulit, antara lain :

1. Air (H2O)

Sekalipun air hanya merupakan bahan pembantu, namun peran air sangatlah     penting, yaitu sebagai perantara atau medium untuk menyampaikan bahan-bahan kimia lain ke dalam kulit.

2. Garam ( NaCl)

Garam dapat menyerap cairan yang ada dalam kulit, sehingga kadar air dan kadar garam menjadi seimbang. Garam membuat bakteri menjadi kering dan akhirnya mati, sehingga tidak ada perkembangbiakan bakteri yang mengakibatkan kulit menjadi rusak

3. Natrium Sulfida (Na2S)

Natrium sulfida berfungsi untuk merontokkan bulu. Hal ini dapat terjadi karena senyawa sulfida dapat memutuskan jembatan sulfida dari senyawa keratin atau bulu sehingga bulu menjadi rontok.

4. Kapur  Ca(OH)2

Fungsi kapur adalah menyabun minyak atau lemak yang ada di dalam kulit, kapur jaga dapat mengangkut sisa protein yang ada dalam kulit.

5. Asam Format dan Natrium Bisulfat

Asam format dan natrium bisulfat digunakan dalam proses pembuangan sisi-sisa kapur yang masih ada dalam kulit saat proses pembuangan bulu.

6. Minyak Sulfat

Minyak ikan yang di reaksikan dengan asam sulfat pekat akan menghasilkan minyak sulfat, kegunaannya untuk liquoring atau peminyakan dalam proses penyamakan kulit.

7. Asam Sulfat

Proses pengasaman digunakan untuk menghentikan keaktifan dari enzim yang digunakan pada proses pengikisan.

8. Formaldehide (CH2O)

Reaksi formaldehide dengan asam amino yang terjadi dalam protein kulit mampu merubah sifat-sifat protein sehingga kulit menjadi lebih awet.

9. Cromosal B

Cromosal B berasal dari produk patent Bayer, cromosal B digunakan dalam proses penyamakan krom.

10.  Compound SB

Compound SB berasal dari produk Hadson, kegunaannya adalah menaikkan basisitas pada proses penyamakan krom.

11.  Mimosa

Mimosa berasal dari tumbuh-tumbuhan dan di produksi oleh hadson dan bayer, kegunaannya sebagai bahan untuk penyamakan nabati yang mengandung zat aktif tannin.

Rp 220.000
Rp 220.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeSelop Putih AR 50 Sailor
Nama BarangSelop putih AR 50 Sailor
Harga Rp 220.000
Lihat Detail »
Rp 290.000
Rp 290.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeBBT 02
Nama BarangSafety Shoes Ankle Boot BBT 02
Harga Rp 290.000
Lihat Detail »
Rp 300.000
Rp 300.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeSST 04 Brown Nubuck
Nama BarangSepatu Safety Tali SST 04 Brown Nubuck
Harga Rp 300.000
Lihat Detail »
Rp 225.000
Rp 225.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeSC 4810 HT
Nama BarangSepatu Moccasine SC 4810 Hitam
Harga Rp 225.000
Lihat Detail »
Rp 290.000
Rp 290.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeBJS 07
Nama BarangSepatu Safety Boot BJS 07
Harga Rp 290.000
Lihat Detail »
Rp 170.000
Rp 170.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeMKT 189 CKT
Nama BarangSandal Kulit Klasik MKT 189 Coklat
Harga Rp 170.000
Lihat Detail »
Rp 75.000
Rp 75.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeMMT-01 Brown Vintage
Nama BarangTopi Kulit Kambing MMT 01
Harga Rp 75.000
Lihat Detail »
Rp 375.000
Rp 375.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeAR 21 Kilap
Nama BarangSepatu PDH Tali Zipper AR 21 Kilap
Harga Rp 375.000
Lihat Detail »
Keranjang>>